Media "Curhat" Islami

Islam is the way of my life

Duhai Pemuda Islam Bangkitlah!


Kita masih berada didalam sebuah zaman dimana umat islam berada didalam masa kelemahan. Umat islam yang begitu banyak masih terlena dengan tidur yang berkepanjangan. Pembunuhan, pembantaian yang dilakukan oleh musuh-musuh islam terhadap umat Islam dimana-mana belum cukup untuk membangunkan kita dari tidur yang berkempanjangan tersebut. Mudah-mudahan Allah menjadikan penjajahan Amerika terhadap irak dan seluruh rentetan kejadian-kejadian yang terjadi disana menjadi sebab bangunnya kembali umat Islam. Dan sebab dimana manusia mulai mencari cara yang dapat mereka lakukan untuk membela agama mereka (islam), membela sanak saudara mereka dan membela Negara yang mereka cintai.

Kita sangat rindu dengan datangnya suatu masa dimana umat islam mulai bangkit dengan zihad nya , dan kita berharap umat islam mulai menjadi berhati-hati dari kelalaian dan mengetahui kehacuran yang diakibatkan oleh musuh-musuh islam yang mengotori tanah, melecehkan harga diri, dan yang mengotori Baitul Maqdis (Masjidil Aqso), dan yang melakukan apa yang ia lakukan terhadap anak-anak umat islam.

Kita juga mengawal umat mudah-mudahan kita melihat kemajuan muncul dari mereka, dengan munculnya gerakan-gerakan islam, setelah tidur yang berkepanjangan. Dan mereka bangun dan Imlakul islam bangun kembali dari tangan-tangan pemuda islam.

Dengan bangunnya kembali Imlakul islam , musuh-musuh islam mulai memberikan peringatan untuk berhati-hati. Mereka akan berjuang sekuat tenaga untuk menidurkan kembali umat islam dengan segala daya dan upaya, atau mengalihkan umat islam kepada jalur lain yang bukan tujuan sebenarnya. Karena mereka sangat takut dengan kebangkitan umat islam. Para pemimpin dan pembesar-pembesar musuh islam sudah memperingatkan sejak lama dengan mengatakan:” Umat islam sekarang ini sedang tidur, ketika ia merasakan kekuatannya dan bangun dari tidurnya serta mereka bersatu maka timur dan barat akan berada didalam genggamannya.

Mereka pada masa-masa yang panjang ini di mana kita berada didalam keterbelakangan, kemunduran, kehinaan berusaha sekuat tenaga dengan segala cara menjaga agar Imlakul islam tetap tidur dan jangan sampai bangun. Siapa sebenarnya Imlakul islam tersebut ? Imlakul islam tersebut adalah pemuda-pemuda islam. Kalian semua wahai para pemuda !. Serang ini musuh-musuh islam sedang melancarkan serangan terhadap pemuda, agar mereka jangan sampai bangun untuk membela agama islam dengan berbagai cara yaitu dengan memisahkan pemuda-pemuda islam dari agama islam sehingga mereka tida peduli dengan apa yang terjadi dengan umat islam. Itu semua mereka lakukan dengan cara mengumbar nafsu syahwat, subhat dan lain sebagainya.

Mereka berusaha sekuat tenaga agar pemuda-pemuda umat islam tidak sempat mengetahui identitas dirinya, dan tidak kembali kepada qodratnya.

Mereka berusaha sekuat tenaga untuk meracuni pemikiran-pemikiran pemuda-pemuda islam.

Mereka berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan para pemuda islam antara mereka dengan kitab suci Al-Qur’an, dan agar mereka mengganti al-Qur’an dengan Koran dan majalah, iklan-iklan yang tidak bermoral.

Mereka berusaha sekuat tenaga agar kamu semua meninggalkan Bukhori dan Muslim dengan pemikiran-pemikiran barat yang sengaja di mereka ciptakan untuk menghancuran islam.

Mereka berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara kamu wahai muslim dengan Aqidah islam yang besar.

Mereka menginginkan pengganti siwak yang ada dimulut kamu dengan rokok yang sangat membahayakan diri kamu sendiri.

Dan pengganti dari Masjidil Aqso keinginan dan luka yang dalam yang harus ditangisi dengan pacar kamu yang selalu kamu tangisi.

Mereka menginginkan agar kamu jangan sampai memasuki masjid dan supaya kamu pergi ke Sinema, Film, Dan diskotik.

Mereka menginginkan dalam jangka waktu yang panjang ini menciptakan perasaan kurang didalam jiwamu, sehingga kamu merasakan bahwa kamu lebih hina dari mereka, seperti sebuah kaum yang datang dari Barat kemudian membawa apa yang ada dibarat dari kebudayaan, ciptaan dan penemuan.

Mereka menggambarkan Barat seakan-akan surga yang menghijau dan kehidupan yang bahagia.

Berapa banyak dari pemuda-pemuda islam yang meninggalkan Negara islam dengan harapan bisa tinggal dinegara kafir (barat (Eropa dan Amerika)) dan hidup ditempat yang menyenangkan yang menipu dan dengan kesenanagan-kesenangannya, syahwatnya serta keserba-bolehannya.

Permasalahannya sekarang ! (Saya harap kalian semua memahami apa yang akan saya sampaikan kepada kalian dan tidak akan ada orang yang mengatakan ini selain saya kepada kalian. Permasalahannya sekarang wahai para pemuda bukan kita Jihad atau Tidak Jihad, Ini adalah cabang dari Al-Asl. Pemasalahan sekarang lebih besar dari medan jihad dan lebih luas. Permasalahan sekarang adalah keislaman kamu (Hubungan kamu dengan agama islam), Pada kartu identitasmu, Apa disana benderamu bendera Islam atau bendera Jahiliyah?.

Siapa Kamu? Apa Ikatan kamu (hubungan kamu) dengan kitabulloh (al-Qur’an)? Dan apa ikatan kamu dengan sunnah Nabi Muhammad SAW? Wahai kekasihku yang mulia (Muhammad SAW)! Saya beritahukan kepadamu bahwa saya sangat kagum kepadamu..! Tetapi apa yang kamu ketahui tentang kekasihmu Muhammad Saw? Kalaulah saya ingin sekarang mengadakan ujian terhadap sebagaian besar pemuda-pemuda islam sekarang ini, maka saya akan bertanya 10 pertanyaan saja tentang Muhammad, Rasul mereka, Imam mereka, Panutan mereka, nabi mereka, yang akan memberikan syafa’at kepada mereka, yang menyelamatkan mereka, pemimpin mereka. Kita akan mengetahui bahwa kita ternyata sangat bodoh dengan kartu identitas Nabi kita Muhammad Saw.

Saudara-saudaraku. Ketahui dan yakinlah! Bahwa musuh kita dan seluruh persenjataan mereka bukan bahaya yang sebenarnya. Karena kita akan berhadapan dengan mereka. Kita akan melawan mereka. Meraka hanyalah kumpulan orang-orang pengecut. Ketika mereka masuk wilayah islam, mereka telah masuk ke kandang singa, mereka telah yakin bahwa mereka hanya datang untuk menjemput kuburan (kematian).

Ketika kita berjihad melawan orang kafir, dan kita menghadapi tentara dan persenjataan mereka. Maka saat itu kita hanya dihadapkan pada dua kemungkinan dan tidak akan ada kemungkinat yang ketiga. Yaitu antara kita akan membunuh mereka atau mereka akan membunuh kita. Kalau kita membunuh mereka, inilah kemenangan. Sedangkan kalau mereka membunuh kita inilah yang di sebut Syahid yang selalu kita cari-cari. Dari sini, perang bukanlah bahaya yang sebenarnya. Bukanlah bahaya bagi seorang muslim untuk dibunuh jasadnya, bukan pula disobek-sobek, atau juga bukan dengan ruh meninggalkan jasad ini.

Tidak………………….! Saya melihat kematian adalah tujuan dari setiap yang hidup.

Kamu mati dengan pedang atau kamu mati dengan selainnya. Banyak sebab-sebab kematian tetapi pada dasarnya kematian itu hanyalah satu. Maka kita tidak takut mati dan tidak takut tentara mereka, senjata mereka, rudal mereka, bom mereka dan juga kita tidak takut dengan nuklir mereka.

Seluruh persenjataan mereka kemungkinan besar hanya bisa menyobek-nyobek tubuh kita, dan kematian ini adalah Syahid. Yang dicari-cari oleh orang yang shaleh.

Ini semua bukanlah bahaya. Apakah kalian tahu bahaya yang sebenarnya? Bahaya yang sebenarnya adalah Anda terteriak Jihad…..! Jihad…….! Padahal jihad hanyalah cabang dari agama sedangkan anda tidak tau apapun tentang agama islam.

Kamu berteriak,:” jihad…! Jihad..! Atas dasar apa kamu berjihad? Apa tujuan jihadmu? Dan kamu buta terhadap semua ini.

Yang bahaya wahai saudara-saudaraku sekalian. Adalah ketika musuh meninggalkan kita (setelah perang), mundur dengan kekalahan. Sedangkan kita tetap berada dalam kebutaan terhadap agama, jauh dari islam, jauh dari Al-Qur’an dan jauh dari Muhammad Saw.

Musibah yang paling berbahaya adalah ketika pertempuran sudah selesai dan musuh meninggalkan Irak, kemudian kita kembali pada kehidupan yang tidak memiliki cita-cita, tidak punya tujuan, tidak ada risalah dan tidak ada syari’at.

Musibah yang paling berbahaya wahai saudara-saudaraku sekalian, bahwa musuh membunuh ruh kita (Kotlan Ma’nawiyyan). Apakah kalian tahu apa itu” pembunuhan terhadap ruh?” Yaitu mereka membunuh islam kita, mereka membunuh kecenderungan kita kepada kitabulloh Al-Qur’an. Mereka membunuh ikatan kita terhadap nabi kita Muhammad Saw, mereka membunuh hubungan kita dengan sejarah kita, mereka membunuh syari’at kita (Syari’at islam), tujuan kita yang islamy. Mereka membunuh gerakan kita, optimisme kita, iman kita, kekhusyukan kita, keyakinan kita. (bersambung)

2 comments on “Duhai Pemuda Islam Bangkitlah!

  1. yenni
    November 9, 2008

    assalamualaikum
    maaf yeni boleh ngopi artikel nya khan ?
    alna mau dimuat di mading rohis di sekolah yeni
    makasih sebelumnya

  2. kozam
    November 10, 2008

    Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta’ala
    TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
    untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari kozam.wordperess dicantumkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 20, 2008 by in Curhat.

Imam Malik berkata:

” Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasawwuf tanpa fiqh maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqh tanpa tasawwuf dia telah fasiq, dan siapa yang mempelari tasawwuf dan fiqh dia meraih kebenaran”.

Top Rated

Blog Stats

  • 74,998 hits
%d bloggers like this: