Media "Curhat" Islami

Islam is the way of my life

HOMOSEKSUAL MENURUT PANDANGAN ISLAM


Homoseksual bisa kita defenisikan sebagai hubungan seksual antara dua orang laki-laki. Perbuatan tak terpuji ini telah terjadi jauh sebelum Allah SWT mengutus Rasulullah sebagai rahmat bagi sekalian alam, yaitu pada kaum nabi Luth A.S. Allah mengutus nabi Luth A.S kepada kaumnya untuk mengajak mereka kejalan yang benar dan agar mereka meninggalkan perbuatan homoseksual ini. Tetapi mereka menolak sehingga Allah memusnahkan mereka dari muka bumi. Kisah nabi Luth A.S ini bisa kita temukan di beberapa surat didalam al-Qur’an.

Allah kemudian mengutus nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul untuk melengkapi risalah-risalah para nabi dan rasul sebelumnya. Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah secara jelas telah mengharamkan praktek homoseksual dan mengancam pelakunya dengan hukuman yang sangat berat. Dan ini juga telah diyakini oleh sahabat-sahabatnya dan seluruh kaum muslimin selama berabad-abad.

Setelah kaum nabi Luth A.S musnah dari muka bumi berabad-abad yang lalu, pada saat ini muncul generasi penerus mereka yang secara mati-matian memperjuangkan praktek homoseksual. Amerika dan Eropa berdiri di barisan terdepan, maka tidak heran jika perkawinan ala homoseksual menjadi perkawinan yang sah yang di akui oleh Negara dibeberapa Negara Eropa dan Amerika. Kita patut prihatin, tetapi yang lebih memprihatinkan adalah sikap beberapa cendekiawan muslim yang malah ikut-ikutan membelah praktek ini. Entah itu merupakan keyakian mereka atau memang pengaruh faham liberalisme barat yang sekarang ini sedang menggrogoti umat islam. Hal ini tentu menarik perhatian kita untuk membahas pandangan agama islam terhadap homoseksual.

Seluruh umat islam sepakat bahwa homoseksual termasuk dosa besar. Oleh karena perbuatan yang menjijikkan inilah Allah kemudian memusnahkan kaum nabi Luth A.S dengan cara yang sangat mengerikan. Allah SWT berfirman:

Artinya:
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, Dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas” (QS. As-Syu’ra : 165-166)

Bahkan Homoseksual jauh lebih menjijikkan dan hina daripada perzinahan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

أقتلوا الفاعل والمفعول به (حديث صحيح أخرجه أبو داود والترمذي)

Artinya:

Bunuhlah fa’il dan maf’ulnya (kedua-duanya) (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Oleh karena itulah ancaman hukuman terhadap pelaku homoseksual jauh lebih berat dibandingkan dengan hukuman bagi pelaku pezina. Didalam perzinahan, hukuman dibagi menjadi dua yaitu bagi yang sudah menikah dihukum rajam, sedangkan bagi yang belum menikah di cambuk 100 kali dan diasingkan selama satu tahun. Adapaun dalam praktek homoseksual tidak ada pembagian tersebut. Asalkan sudah dewasa dan berakal (bukan gila) maka hukumannya sama saja (tidak ada perbedaan hukuman bagi yang sudah menikah atau yang belum menikah).

Sebenarnya ulama-ulama fiqh bebeda pendapat mengenai hukuman bagi pelaku homoseksual. Diantara pendapat para ulama tersebut adalah:

  1. Fuqoha Madzhaf Hanbali: Mereka sepakat bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual sama persis dengan hukuman bagi pelaku perzinahan. Yang sudah menikah di rajam dan yang belum menikah dicambuk 100 kali dan diasingkan selama setahun. Adapun dalil yang mereka pergunakan adalah Qiyas. Karena defenisi Homoseksual (Liwath) menurut mereka adalah menyetubuhi sesuatu yang telah diharamkan oleh Allah. Maka mereka menyimpulkan bahwa hukuman bagi pelakunya adalah sama persis dengan hukuman bagi pelaku perzinahan. Tetapi qiyas yang mereka lakukan adalah qiyas ma’a al-fariq (mengqiyaskan sesuatu yang berbeda) karena liwath (homoseksual) jauh lebih mejijikkan dari pada perzinahan.
  2. Pendapat yang benar adalah pendapat kedua yang mengatakan bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah hukuman mati. Karena virus ini kalau saja tersebar dimasyarakat maka ia akan menghancukan masyarakat tersebut.

Syekh Ibnu Taymiyah mengatakan bahwa seluruh sahabat Rasulullah SAW sepakat bahwa hukuman bagi keduanya adalah hukuman mati. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:

من وجدتموه يعمل عمل قوم لوط فاقتلوا الفاعل والمفعول به

Artinya:
“Barangsiapa kamu temui melakukan perbuatan kaum Luth (Homoseksual), maka bunuhlah al-fail dan al-maf’ul bi (kedua-duanya)”.

Hanya saja para sahabat berbeda pendapat tentang cara ekskusinya. Sebagian sahabat mengatakan bahwa kedua-duanya harus dibakar hidup-hidup, sehingga menjadi pelajaran bagi yang lain. Pendapat ini diriwayatkan dari khalifah pertama Abu Bakar As-Shiddiq. Sahabat yang lain berpendapat bahwa cara ekskusinya sama persis dengan hukuman bagi pezina yang sudah menikah (rajam). Adapun pendapat yang ketiga adalah keduanya dibawa kepuncak yang tertinggi di negeri itu kemudian diterjunkan dari atas dan dihujani dengan batu. Karena dengan demikianlah kaum nabi Luth A.S dihukum oleh Allah SWT.

Yang terpenting keduanya harus dihukum mati, karena ini adalah penyakit yang sangat berbahaya dan sulit di deteksi. Jika seorang laki-laki berjalan berduaan dengan seorang perempuan mungkin seseorang akan bertanya:”Siapa perempuan itu?”. Tetapi ketika seseorang laki-laki berjalan dengan laki-laki lain akan sulit di deteksi karena setiap laki-laki berjalan dengan laki-laki lain. Tetapi tentunya tidak semua orang bisa menjatuhkan hukuman mati, hanya hakim atau wakilnyalah yang berhak, sehingga tidak terjadi perpecahan dan kezaliman yang malah menyebabkan munculnya perpecahan yang lebih dahsyat. Wallohu A’lam.

About these ads

50 comments on “HOMOSEKSUAL MENURUT PANDANGAN ISLAM

  1. ziyaf
    January 29, 2009

    gimana juga dunk

    kan gay itu ga bisa suka sama perempuan

    • kozam
      January 29, 2009

      Terima kasih saya ucapan kepada saudara ziyaf atas komentarnya..

      Bagi mereka yang telah terjerumus kedalam kemaksiatan tersebut, hendaklah mulai bertaubat dan menyesali apa yang telah terjadi. Sesungguhnya Allah telah berjanji akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang bertaubat kepadanya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Ingat Allah tidak akan pernah mengingkari janjinya.

      Adapun beberapa solusi untuk lepas dari musibah itu adalah :

      1. Menjauhkan diri dari segala sebab yang dapat mengingatkan, membangkitkan hasrat atau mendorong mereka (orang-orang yang telah terjerumus pada kemaksitan tersebut atau orang-orang yang ditakutkan terjerumus) jatuh kedalam perbuatan maksiat tersebut, seperti : menjaga pandangan dari melihat perempuan maupun laki-laki, menghindari berdua-duaan dengan seorang perempuan maupun laki-laki.

      2. Hendaklah mereka menyibukkan diri dengan berbagai perbuatan yang bermanfaat baik untuk agama maupun dunianya, sebagaimana firman Allah swt :
      #

      فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
      وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

      Artinya : “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (QS. Asy Syarh : 7 – 8)

      Apabila mereka telah menyelesaikan suatu pekerjaan dunia maka berupayalah melakukan pekerjaan akherat, seperti ; berdzikir, membaca Al Qur’an, menuntut ilmu, mendengarkan kaset-kaset yang bermanfaat dan lainnya. Dan apabila mereka telah melakukan perbuatan ketaatan maka mulailah perbuatan yang lainnya. Apabila mereka telah selesai dari pekerjaan dunia maka mulailah dengan yang lainnya, begitu seterusnya. Karena jiwa jika tidak disibukkan dengan kebenaran maka ia akan disibukkan dengan kebatilan jadi janganlah jiwa mereka dibiarkan memiliki kesempatan atau waktu kosong yang menjadikan mereka berfikir tentang perbuatan dosa itu (liwath).

      3. Coba mereka bandingkan antara kelezatan yang mereka dapatkan saat melakukan perbuatan maksiat, dengan adzab Allah yang akan ditimpakan kepada para pelaku perbuatan maksiat ini di akherat. Maka apakah kelezatan yang sebentar itu lebih didahulukan oleh seorang yang berakal daripada penyesalan dan adzab di akherat?!

      4. Orang yang berakal tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya kecuali karena ada sesuatu yang dicintai yang lebih tinggi darinya atau takut akan dibencinya. Perbuatan dosa itu menyebabkan mereka kehilangan dunia dan akherat, kecintaan Allah kepadanya, kebencian, adzab dan kemurkaan Allah kepadanya. Maka hendaklah mereka membandingkan antara kebaikan yang akan hilang dari mereka dengan keburukan yang akan menimpa mereka dikarenakan perbuatan dosa itu, maka manakah yang pantas didahulukan ?!!

      5. Dan solusi yang paling penting dari itu semua adalah senantiasa berdoa, meminta pertolongan kepada Allah swt agar memalingkan mereka dari perbuatan dosa itu.

      dengan meperhatikan beberapa waktu dan keadaan dimana doa-doa yang dipanjatkan saat itu dikabulkan, seperti : saat sujud, sebelum salam dalam shalat, sepertiga akhir malam, turun hujan, bepergian jauh (safar), puasa, berbuka dari puasa. (www.islam-qa.net)

      Semoga Allah swt senantiasa memberikan bimbingan dan pertolongan-Nya kepada mereka serta menerima pertaubatan mereka dan menjauhkan mereka dari perbuatan-perbuatan yang buruk.

      Wallahu A’lam

  2. bonie
    April 16, 2009

    very good…nasehatnya tapi kurasa kurang lengkap,,,
    mohon untik bisa dilengkapi….
    terapi untuk mengembalikan fitrah manusia, yang cowok jadi suka cewek dan sebaliknya. mohon dibalas ya?thx

    • kozam
      February 21, 2010

      itu kalau dilaksanakan insya Allah cukup…. dan banyak-banyak berdoa semoga ALlah mengembalikannya kepada fitrahnya….
      kalau kurang jelas silahkan di hubungi orang-orang yang memiliki pengetahuan didalam bidang ini…. فاسألوا أهل الذكر إن كنتم لا تعلمون
      terima kasih atas kunjungannya..

      oh yach..kalau dah lengkap kasih tahu saya yach…. :D:D:D:D

  3. arun
    April 18, 2009

    iyah, setuju, nasihatnya bagus. Hanya saja masih ada yang sedikit mengganjal. Mungkin pernah dengar alasan mengapa orang terjerumus dalam perbuatan tersebut karena naluri yang ada dari sejak lahir. Atau mungkin pernah mendengar cerita, orang tua yang mengharapkan anaknya lahir perempuan, ketika sang ibu mengandung, tetapi yang lahir laki-laki. Anak laki-lakinya bertingkah seperti wanita, dari cara berjalan hingga berbicara. Bagaimana menurut islam sebenarnya tentang hal ini ? Setau saya, ada larangan tentang perilaku laki-laki yang menyerupai perempuan. Namun, saya kenal seseorang, bagaimana ia susah sekali melawan nalurinya ini. Mohon dibalas yaa… Makasih.. ^^

    • kozam
      February 21, 2010

      didalam islam ada namanya Khunsa ” banci lah kita katakan”.. tetapi banci yang ada didalam hukum fiqh beda dengan banci yang kita lihat selama ini. “Banci” yang didalam hukum fiqh adalah seseorang yang lahir memiliki 2 jenis kelamin baik itu dua2x berfungsi atau satu berfungsi satu tidak… ini yang memiliki hukum sendiri. adapun yang sering kita lihat adalah Laki-laki berprilaku seperti perempuan.. ini haram hukumnya.. saya rasa itu kesalahan dalam pendidikan atau dipengaruhi lingkungan. contohnya tadi,, seseorang menginginkan anak perempaun tapi yang lahir adalah laki-laki maka ortunya memperlakukannya sperti perempuan, baik itu pakaiannya, tingkah lakunya, teman-temannya, dll… maka jika sudah seperti itu, hendaklah ia berusaha untuk kembali kepada kodratnya. berusaha sekuat tenaga, jauhi lingkungan tersebut dll…. berkonsultasi lah kepada orang yang memiliki pengetahuan tentang hal ini dan orang yang memiliki keahlian dalam bidang ini.. saya doakan semoga berhasil…

      • budi
        March 17, 2010

        sya juga gak tahu kenapa ALLAh melahirkan saya sebagai manusia homoseksual.
        rasa itu datang begitu aja padahal saya ga mau

  4. Anak bego
    November 27, 2009

    Enak aja bilang gitu.

    Sini bunuh aku kalau brani !

    Yang gak tau apa apa ga usah ngurusin org lain. Emang lw gay penghianat? Brani bilang gitu.

    Wooi… Angkat tangan yang udah sembuh dr homosex !
    (ga ada tuh)

    xixixixi

    • kozam
      February 22, 2010

      hahahahhaha..
      saya tidak punya hak untuk membunuh anda…itu tugasnya Hakim..ok…..

      Gay penghianat??? A’uzubillahi minhuma (saya berlindung kepada Allah dari keduanya “gay” dan “penghianat gay”)

      jangan salah faham dong…itu ngak ada yang angkat tangan bukan karena ngak ada yang sembuh dari pebuatan kaum Luth itu tapi memang yang baca comment kamu itu ngak ada yang gay..semuanya orang sehat…

    • nico
      February 25, 2012

      emang sih byk yg marah and bilang ‘elo ngomong soalnya g ngerasain’, tapi nyok kite ngomong dari hati..
      ya karena sulit berhenti. pertama nafsu. kedua setan yang menguasai pikiran dan hasarat qt. bagi gay, knikmatannya lebih kuat.

      tau ngga ada hadits bahwa Allah melaknat pelaku liwath sampai 3x? menurut Al-Ghazali, itu karena saking kejinya perbuatan itu. tapi,, dalam penyangatan peringatan dalam laknat itu ada rahmat justru berkali lipat. artinya siapa yang mau menahan nafsu(saya ngga bilang ‘kill your feel!’) dapet pahala lebih dibanding orang yang ngga. saya qiyaskan sama pahala orang miskin yang sabar dapat masuk lebih dulu sehari dibanding orang kaya(1 hari akhirat= 50 th atw 500 th sy luping).

      lagian disurga kan tempat menuai bukan tempat berusaha, qt boleh nikmatin apa aja(tau kan maksudnya?!)insya Allah semua dijamin halal! lihat Ar-Rahman, sama surat2 yang laen..

      tapi jangan buru2 k akhirat(bunuh diri/suicide-red) sama aja dunk, nyemplung neraka juga!! ;<
      artinya itu ngga sabar sama ujian Allah! Allah sayang qt, orang bani israel yg gitu begajulnya aja Allah ngasih kesempatan beberapa kali. baru kalo udah keterlaluan emang ada sunatullah adzab.

      nah begitu..
      mau sabar sedikit sampai malaikat menjemput, atau happy2 terus besok dilumat abis ama itu neraka seisinya?!
      eit y, amal baik itu di kubur berwujud lelaki tampan sedang amal buruk itu berwujud lelaki buruk dan busuk. itu nemenin qt ampe hari kebangkitan. ayo.. senangat bro! surga itu kagak gratis!!

      • kozam
        July 10, 2012

        Nico!..termakasih atas commentnya……
        lumayan, saya dapat tambahan ilmu juga..:D

        ditunggu kunjungannya lagi..:D

  5. budi
    March 17, 2010

    saya binfun kenapa bisa gay

    • nico
      February 25, 2012

      wallahu ‘alam. tapi menurut saya homoseksual bukan penyakit gen/keturunan. menurut Al Qur ‘an(sy tak asal buka mulut, tapi pake ilmu lho) perbuatan itu dilakukan pertamakali oleh setan yg berwujud pemuda yang sangat-sangat tampan kepada pemuda kaum luth, trus berulang2 jadi budaya(hasil budi daya setan ;p). jadi bisa aja waktu kecil setan udah ngasih bisikan and sensasi kenikmatan “itu”. kan setiap anak adam yang lahir ada setannya, belum lagi setan2 peyot yang manusianya mati mereka te2p aja hidup. ibaratnya mereka yang udah pengalaman ratusan tahun berusaha ngejerumusin banyak manusia. ngga menutup kemungkinan khan mereka itu setan2 yang ngejerumusin kaumnya Nabi Luth? x<

      nah penting bagi qt selain istighfar juga minta perlindungan dari setan.

  6. budi
    March 17, 2010

    saya mau tobat tapi gak bisa
    rasa itu muncul dgn sendirinya

    • kozam
      May 17, 2010

      Saya rasa tidak baik Seseorang mengatakan bahwa Allah menciptakan dia sebagai manusia homoseksual kemudian pasrah. Itu artinya seakan2x dia menuduh Allah dan menyalahkan ALlah, Padahal ALlah menciptakan laki-laki dan perempuan adalah untuk mencintai, bahkan didalam surat Ali Imran Allah secara jelas mengatakan bahwa secara fitrah laki-laki senang dengan perempuan (dan sebaliknya), bukan dengan laki-laki. Kalau itu terjadi, maka telah terjadi penyimpangan. Jadi yakinlah bahwa hal tersebut adalah penyakit, maka berusahalah untuk mencari obatnya.

      Anda mengatakan bahwa anda ingin bertaubat tetapi tidak bisa, itu terjadi karena anda belum bertaubat sepenuh hati, hanya setengah2x.. Bertaubat dari hal tersebut artinya menyauhkan diri dari segala apa saja yang berhubungan dengannya. jika lingkungan kurang kondusif, jauhi, datangilah lingkungan orang2x shaleh. Karena jika anda berteman dengan mereka maka anda akan terbawa oleh mereka.
      Dan perlu kita bertanya didalam hati: manakah yang kita pilih.
      Bersakit2x sekarang dan bahagia di akhirat nanti (bahagia tanpa akhir)
      ataukan bersenang-senang sekarang ini dan sengsara di akhirat nanti (sengsara tanpa akhir)..
      manakah yang dipilih??
      terima kasih

      • nico
        February 25, 2012

        saya mohon partisi aktif dan perlakukan mereka sebagai umat Rasulullah yang bingung dan tersesat. qt tidak tau apa yang mereka rasakan bukan berarti qt tidak bersikap empati. mari kita mengingatkan dan bersama-sama berusaha menggapai maghfirah dan jannah.

        setiap orang diuji dengan ujian masing2 dan mendapat balasan amal masing2. ayo terus berdakwah.

    • nico
      February 26, 2012

      banyak istighfar, ta’awudz, baca surat Ar-Rahman dll yang menerangkan ngerinya neraka dan indah and nikmatnya surga.

  7. Pu3
    March 19, 2010

    ass,,,,
    terimakasih tuk tulisannya yg berarti ini….
    kebetulan saya sdng berusaha membantu beberapa teman bahkan salah satu dr mereka adlah orng yg saya sayang,,mereka terjebak dlm kesenangan semu sbg “gay”….

    semoga ALLAH memberikan hidayah kpd mereka yg berprilaku spt kaum Nabi Luth A.S…AMIN

    • kozam
      May 17, 2010

      Ya rabb…

  8. nadya
    July 21, 2010

    Terimakasih banyak untuk pengulasan mengenai homoseksual ini menurut pandangan islam. Sangat membantu terutama pada masa ini. Saya bahkan sempat mengalami kebingungan ini, dimana saya mempertanyakan jati diri saya. Bahkan saya memiliki beberapa teman yang melakukan praktek homoseksual tersebut. Saya akui perkembangan zaman saat ini mendorong manusia untuk melakukan segala sesuatu dengan lebih bebas. Bebas berpakaian, yang laki-laki bertingkah dan berpakaian seperti perempuan. Yang perempuan sebaliknya terobsesi untuk terlihat se-laki-laki mungkin. Bahkan adanya praktek “transgender” dimana mereka berusaha mengubah alat kelamin mereka, yang dilakukan dengan operasi. Hal ini jelas-jelas menyalahi kodrat. Lebih jauh lagi, perilaku Barat mengenai “seks bebas” dan “seks sebelum menikah” bahkan dilakukan dengan sesama jenis. Hal ini sudah sangat umum sekali saat ini, bahkan seolah-olah menjadi hal yang biasa dan dibenarkan. Bahkan banyak negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis ini dengan mengusung kemanusiaan sebagai alasannya.

    Saya akui saya sempat menyukai perempuan-perempuan yang seperti laki-laki ini, dalam pandangan saya mereka terlihat menarik. Kecenderungan ini muncul sendiri di dalam diri saya. Inilah yang membuat saya bertanya-tanya apakah saya penyuka perempuan? Kemudian saya meyakinkan diri saya bahwa saya bukan. Saya meyakinkan diri saya bahwa saya masih menyukai laki-laki yang benar-benar “baik”. Menurut saya, saat ini laki-laki yang baik masih ada namun hanya sedikit. Saya sedikit trauma dengan banyak laki-laki di sekitar saya yang suka selingkuh, bahkan menceraikan saudara saya untuk wanita lain, dan banyak laki-laki di dunia ini yang tidak menghargai wanita seperti seharusnya.

    Kemudian saya mempertanyakan jati diri saya apakah saya seorang biseksual? Karena saya tertarik pada keduanya, laki-laki dan perempuan. Saya mencoba mencari jawabannya menurut pandangan Islam. Apakah perasaan seperti itu benar-benar ada?

    Saya mendapatkan jawabannya dan sudah menduga bahwa hubungan seperti itu dilarang dalam ajaran Islam. Saya bersyukur karena saya belum sampai terjatuh ke dalam perbuatan-perbuatan yang lebih jauh. Namun saya sangat menyesali perasaan-perasaan yang sempat muncul itu. Saya banyak berdoa kepada Alah, semoga dosa-dosa saya tersebut diampuni.

    Yang saya coba pahami adalah bahwa perasaan ketertarikan baik terhadap pria maupun wanita yang muncul itu bisa didasari oleh ketertarikan fisik dan hawa nafsu. Bisa jadi karena mereka menarik, karena mereka baik, karena mereka terlihat sempurna di mata kita. Dan saya kembalikan lagi bahwa jika kita mencintai pasangan kita karena fisik, uang, dan lainnya bukan karena Allah dan karena keimanan pasangan kita maka kita termasuk orang yang merugi. Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan laki-laki dengan perempuan. Manusia yang melawan kodratnya maka mereka akan mendapatkan balasannya kelak di hari akhir. Apapun alasan yang kita buat untuk membenarkan hubungan homoseksual adalah salah. Coba kembali kepada agama, coba dengan segala daya upaya yang kita bisa. Jadikan ketakutan terhadap Allah dan beratnya siksa neraka sebagai motivasi untuk menghindarinya. Karena Allah pasti akan membantu kita yang mau bertobat.

    Untuk temen-teman yang masih berada dalam kebimbangan, bahkan yang sudah terlanjur jatuh dalam kesalahan itu saya berdoa semoga kalian semua mendapatkan petunjuk dari Allah. Karena jujur saja, saya merasa bahwa Allah telah menolong saya dengan membuka mata hati saya. Dan Allah tidak membiarkan pintu hati saya terkunci dan membeku. Saya sangat bersyukur telah diberi petunjuk, bahkan sebelum saya benar-benar jatuh ke dalam kesalahan itu.

    Maaf jika saya ada kesalahan dan Trimakasih.

    • kozam
      August 1, 2010

      Terimakasih saya ucapkan pada Ukhti nadya atas komentarnya, mungkin ada sedikit komentar yang akan saya tambahkan..
      1. Allah SWT Maha Penyayang terhadap hambanya. Oleh karena itulah Allah SWT membuat ketetapan bahwa maksiat yang baru sekedar di niatkan (masih didalam hati) dan belum dilaksakan dengan perbuatan di maafkan oleh Allah SWT, adapun niat untuk melakukan kebaikan meskipun tidak terlaksana Allah memberikan ganjaran pahala.
      2. Homoseksual adalah dosa besar bahkan rasululllah mengatakan bahwa kedua pelakunya harus di hukum mati.. Bahkan ALlah menghancurkan sebuah kaum (kaum Nabi Luth) kerena perbuatan ini.. ALlah balik kotanya.. yang atas jadi bawah dan bawah jadi atas, tidak seorangpun yang selamat kecuali orang2x yang beriman. (banyak ayat Al-Qur’an yang menciritakan kisah ini).
      3. Allah SWT menjelaskan bahwa hanya doa syiriklah yang tidak di ampuni oleh ALLah (yaitu orang yang meninggal dalam kekafiran dan kemusyrikan), adapun selain itu meskipun dosanya sebesar apapun maka Allah Maha PEngampun lagi Maha Penyayang. Allah Berfirman yang artinya:” wahai hamba-hambaku yang melampaui batas atas diri mereka jangalah kamu berputus asa dari rahmat Allah, Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya (kecuali dosa orang musyrik dan meninggal dalam kemusyirkan). Dialah yang maha pengampun lagi Maha penyayang (QS. Az Zumar ayat: 53).
      Mungkin Nadya juga sering mendengar kisah seorang bani israel dulu. di Ceritakan ada seorang yang telah membunuh 99 orang. Tiba-tiba terdetik dalam dirinya untuk taubat. Dia kemudian mendatangi seorang abid (yang suka ibadah tapi kurang ilmunya dalam agama). Abid ini kerjaannya ibadah terus, nangis terus, tidak berbuat dosa, bahkan jika ia membunuh satu ekor semut saja ia akan sedih dalam waktu yang lama. Pembunuh tersebut berkata:”saya telah membunuh 99 orang, masihkah pintu taubat terbuka untuk saya?. Abid tersebut kaget mendengar pengakuan pembunuh tersebut dan langsung berkata:”tidak ada taubat bagimu”. Spontan, abid tersebut dibunuh langsung hingga lengkaplah 100 orang. Beberapa waktu kemudain ia ingin bertaubat lagi, ia kemudian bertanya tentang orang paling alim di negeri itu, dan dia kemudian di beritahu. pendek kata ia bertemu dengan orang alim (pintar artinya faham agama) tersebut. ia berkata:”saya telah membunuh 100 orang, masihkan ada pintu taubat bagi saya”. Orang Alim tersebut menjawab:”Siapa yang bisa menghalangi anda dari taubat? (betul sekali , tidak ada yang bisa menghalangi seseorang untuk taubat..Allah mengampuni dosa orang yang bertaubat sebesar apapun.). Orang alim itu berkata:”tapi wilayah yang kamu tinggali adalah wilayah orang rusak. Pindahlah ke kampung ini (disebutin kampungnya), disana kamu akan temukan orang2x sholeh. hiduplah bersama mereka. Orang ini pun berangkat di tengah jalan ia meninggal dunia. Malaikat rahmat dan malaikat adzab pun berselisih..Malaikat rahmat bilang:”ini sama saya, dia sudah bertaubat”. Malaikat adzab bilang:”ini sama saya, sudah membunuh 100 orang, ibadah pun belum, masih dijalan”. AKhirnya Allah memberikan keputusan agar jarak di ukur.. jika jararak antar dia dengan kampung orang shaleh itu lebih dekat maka dia masuk surga dan jika lebih jauh masuk neraka. Disaat yang sama ALlah memerintahkan kepada tanah antara tempat matinya yang bertaubat tadi dengan kampung orang shaleh agar mendekat dan kampung aslinya agar menjauh.. AKhirnya diapun masuk surga padahal belum beribadah sama sekali…(saya ceritakan sesui maksudnya bukan sesuai aslinya)…intinya ALlah Maha pengampun lagi Maha penyayang…

      Mudah2x Allah menjauhkan kita umat islam dan keturunan kita dari perbuatan tercela ini.. AMin ya rabb

  9. nadya
    July 21, 2010

    apa komentar saya sudah masuk?

    • kozam
      August 1, 2010

      sudah masuk ALhamdulillah

  10. ryan adryansyah
    September 7, 2010

    Bang, Jujur, saya adalah seorang bisexual.. Saya pernah menjalin hubungan serius dengan sesama jenis saya sebanyak 6 (enam) kali dan sangat munafik hubungan sesama jenis itu tidak melakukan hubungan sexual layaknya seorang suami isteri.

    Saya ingin taubat, tapi apakah harus separah itu hukumannya (dicambuk, dibunuh dsb) baru Allah swt memaafkan dosa kita?

    • kozam
      September 8, 2010

      Assalamu’alaikum wr wb..
      Terima kasih saya ucapkan pada saudaraku/adikku Adryansyah atas komentarnya….dan terima kasih atas keterus-terangannya…

      Rasulullah bersabda:”Semua anak adam adalah berbuat salah, dan sebaik2x orang yang berbuat salah adalah yang mau bertaubat”.

      Tidak ada yang bisa menghalangi antara anda, dari taubat.. Siapapun yang bersalah kemudian bertaubat akan diampuni oleh Allah SWT, karena ALlah telah berjanji dalam firmannya yang artinya:”SEsungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya”. Bahkan dosa syirik (menyekutukan Allah) jika bertaubat sebelum menghembuskan nafas terakhir.

      Hudud (cambuk) atau rajam (hukuman mati) di tetapkan oleh ALlah sebagai hukuman bagi orang2x yang melaggar peraturan tertentu yang ditetapkanNya. Seperti pidana, Jika penegak hukum menemukan seseorang mencuri maka akan dihukum, atau menemukan seseorang membunuh maka akan dihukum juga sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan atau juga ada yang melaporkannya ke penegak hukum dengan menyertakan bukti dan saksi.

      Terus, Bagaimana jika negara ketika itu belum menegakkan syariat islam seperti Indonesia?
      dan bagaimana juga jika negara menegakkan syariat islam tapi yang melanggar belum diketahui oleh penegak hukum????

      Ingat satu hal yang sangat penting, yaitu hukuman didalam syariat islam hanya boleh di tegakkan oleh penegak hukum yang pilih oleh kepala negara (imam), seperti Hakim atau orang yang ditunjuk oleh hakim, salah satu khikmahnya adalah karena peraturan ada untuk menghilangkan kemudhoratan, jika penegakan hukum malah menyebabkan kemudhoratan yang lebih besar maka hukum tidak boleh ditegakkan karena dalam kaidah fiqh dijelaskan bahwa kemudhoratan tidak boleh di hilangkan dengan kemudhoratan lain yang lebih besar darinya”. Maka jika setiap orang bisa menegakkan hukuman (hudud atau rojam), maka akan terjadi perang saudara. Itu yang tidak di inginkan oleh islam karena islam adalah the way of life.

      Untuk pertanyaan yang pertama: Jika negara bukan negara islam, maka hukum pidana tidak bisa di tegakkan (mudah2x Allah menegakkan syariat islam di negara Indonesia), maka bagi yang melanggar hanya bisa bertaubat kepada ALlah, Jika Allah menghendaki maka akan di ampuniNya dan jika tidak maka tidak akan ada yang bisa memberikan ampunan.

      Untuk yang kedua, negara menegakkan syariat islam tapi yang melanggar belum sampai ke hakim atau pengadilan (alias belom ada yang tahu), maka baginya satu dari dua pilihan :
      1. Melaporkan diri sendiri kepada penegak hukum, dan tentunya akan di jatuhi hukuman seperti cambuk atau rajam. Ini lah yang paling baik seperti yang dilakukan oleh sahabat Rasulullah yang berzina dan melaporkan diri kepada rasulullah, kemudian Rasulullah melaksanakan rajam. Setelah meninggal Umar bin khattab mengejek yang di rajam, Rasulullah berkata yang kira2x maksudnya:”wahai umar dia telah bertaubat dan diampuni dosanya, yang jika seandainya dibagikan bagi semua penduduk Madinah tentu cukup bagi mereka”.

      Didalam hadits Rasulullah mengatakan bahwa yang melanggar di dunia dan dihukum di dunia maka tidak ada hukuman baginya di akhirat lagi.

      2. Tidak melapor dan tidak memberitahukan orang lain, karena menutupi aib itu di anjurkan oleh Allah dan Rasulnya. Cukup dengan bertaubat. Jadi ini menjadi urasan antara si pelanggar dengan Allah. Jika ALlah menghendaki maka akan di ampuni dan jika tidak maka tidak akan di ampuni. Tapi yakinlah bahwa siapapun yang berdosa kemudian bertaubat dengan sebenar2x taubat kepadaNya, maka akan diampuni oleh Allah. Karena ALlah sendiri yang mengatakan bahwa Allah mengampuni dosa semuanya. Dan ALlah tidak akan pernah mengingkari janjiNya.

      Maka untuk kasus anda. Jelas hukuman tidak bisa di tegakkan karena negara belum menegakkan syariat islam, juga pelanggaran yang anda lakukan belum sampai ke penegak hukum. Yang bisa Anda lakukan adalah bertaubat dengan sebenar2xnya taubat, yang tentunya tidak akan pernah mengulangi lagi.

      Di zaman bani israel dulu ada yang membunuh 100 orang, kemudian ia bertaubat. Tidak lama setelah itu meninggal dunia. ALlah mengampuni dosanya semunya dan menjadikannya sebagai penduduk surga padahal belum sempat beribadah sedikit pun. Perlu diketahui bahwa hukuman bagi yang membunuh di kala itu adalah hukuman mati..Taubat lah mulai sekarang..Yakinlah bahwa dosa anda akan di ampuni Oleh ALlah.. wallohu A’lam.
      wassalam
      <>

  11. mikko
    September 18, 2010

    Assalamualaikum

    Saya mikko, saya ingin curhat tentang diri saya. Saya “mengidap penyakit” yang disebut di atas. Saya sendiri malu, bingung mengapa bisa muncul di akhir masa remaja saya. Ternyata setelah dipelajari itu muncul karena trauma yang terjadi ketika umur 5 tahun, diperlakukan tidak senonoh oleh pembantu saya yang laki2 dulu.

    saya tidak minta, saya tidak mengharapkan ini terjadi.

    Anda di atas berbicara semua tentang hukuman dan tobat dari perbuatan yang anda sebut “menjijikan”

    saya tidak pernah sekalipun berzina, naudzubillahiminzalik, saya berusaha dengan sekuat tenaga untuk selalu terhindar dari itu semua.

    tapi saya ketika melihat laki2 lain merasa “suka & sayang” kadang terangsang nafsunya. saya berusaha menahan perasaan & pandangan.

    apa pandangan anda terhadap orang seperti saya?
    dibunuh saja? ya saya bahkan ingin mati di saat2 tertentu, ingin bunuh diri, tapi lagi2 saya ingat itu pun dosa besar.

    jangan menyalahkan Allah, ya saya selalu mencoba untuk itu tapi pemerkosaan terhadap diri saya ketika kecil itu saya tidak minta, & sering bertanya, kenapa harus terjadi??

    anda hanya mengatakan tobat, saya harus tobat dari apa untuk masalah ini? tobat karena bisa mucul perasaan ke sesama laki2??

    ingin rasanya “sembuh”. anda sendiri katakan mencari obatnya. tapi sayang, bahkan sekarang saya menjadi dokter, saya sendiri belajar, dan sayangnya tidak ada terapi baik obat maupun psikoterapi yang efektif untuk menyembuhkan homoseksual (ini ilmiah, evidence based, anda bisa baca Nelson pediatrics ataupun Kaplan-saddock psychiatry)

    saya terus berusaha, bahkan saya pesimis Allah tidak akan dengar jika di indonesia. Saya bahkan pergi umroh khusus untuk berdoa terlepas dari “kutukan” ini (entah siapa yg mengutuk saya, saya baru 5 taun ketika kejadian itu terjadi).

    ingin mencari “pengobatan” lain ke ulama, tapi takut malah dicemooh, dihina bahkan mungkin dibunuh. Saya tidak perlu itu. Saya sendiri sudah cukup menderita tanpa itu semua. Anda sendiri mengatakan orang seperti saya ini “virus” yang akan menginfeksi masyarakat yang harus dibasmi. Bagaimana mendekati orang2 “saleh” yg anda sebut kalau

    andai saya bisa mengulang hidup ini dan menjadi orang lain. Mungkin menjadi anda yang “normal” dan kemudian bisa menulis seperti di atas.

    Sekarang saya hanya bisa pasrah, berusaha sejauh2nya untuk menghindari sampai jatuh ke zina. berusaha tidak depresi hingga akhirnya bunuh diri. ikhlas menerima bahwa saya seperti ini. tidak menikah, tidak bisa mencintai dengan halal, tidak bisa dicintai dengan halal. tidak bisa punya keluarga. mungkin hanya itu yang bisa menolong saya di hari kemudian. tidak mudah, sama sekali tidak mudah seperti yang anda gambarkan.

    wassalamualaikum

    • kozam
      September 30, 2010

      Wa’alaikumsalam wr wb..
      Saya berharap saudara tidak salah dalam menangkap apa yang saya sampaikan… Mungkin penjelasannya di tulisan itu tidak lengkap, saya mohon maaf..itu hanya penjelasan umum… Insya ALlah di jawaban comment2x sebelumnya sudah ada tambahan2x mengenai hal yang antum tanyakan..

      Yang jelas kalau kita berniat beribadah ternyata ngak terlakasana seperti niat mau shalat tahajjud tapi ngak bangun, Allah memberikan pahala tahajjud untuk kita. Tapi kalau kita berniat berbuat dosa tapi tidak dilaksanakan maka tidak akan dapat dosa. Apalagi tidak niat hanya tiba2x ada pikiran ngak benar, maka selagi tidak dilaksanakan maka tidak lah berdosa…

      Mudah-mudahan Allah memberikan rahmatnya pada kita, dan mudah2x musibah yang menimpa kita bisa berubah nikmat di suatu saat nanti…ya rabb…

    • andi
      February 26, 2012

      l like it!

  12. imran
    September 27, 2010

    Aku tahu selama ini aku sakit. Aku menjalani hubungan dengan lawan jenis tanpa sedikitpun ada rasa nafsu. Aku baru saja menikah. namun aku tak pernah bisa menyetubuhi istriku. Aku tak punya hasrat, aku tak pernah bisa tegang. Beda dengan saat aku kumpul dengan teman laki2. Dipandang saja saraf2 langsung berkontraksi. Anda bisa memberi banyak petuah karena anda tak merasakan penderitaan yang aku alami. Semua yang anda tulis telah saya lakukan, karena saya takut hukum dalam Islam. Tapi sampai saat ini saya tak mampu membunuh rasa “gay” saya. Tolong saya jika anda bisa.

    • kozam
      September 30, 2010

      Coba datangi dokter yang spesialis tentang ini ..Mungkin bisa membantu…
      Saya doakan semoga berhasil /…Semoga berhasil… Amin ya rabb

  13. IzZy
    November 23, 2010

    Assalamualaikum,..
    Saya Izzy (bukan nama asli) saya saat ini dalam masa peremajaan, saya pernah disuruh menghisap batang ** orang, dan lama kelamaan saya tergiur, tapi saya tidak melakukannya lebih dari itu. saya takut itu berarti saya “gay” karena sejak kejadian itu setiap dekat laki-laki saya malah menjadi tegang, beda dengan saat saya ada didekat perempuan. saya harus bagaimana mohon di tanggapi!

    • kozam
      February 25, 2011

      Terima kasih atas komentarnya.
      Anda bisa untuk merubahnya jika anda mau. Andalah yang bisa merubah diri anda sendiri. bisa antum baca comment2x sebelumnya dan jika masih kurang silahkan konsultasi ke orang yang anda percayai di sekitar anda..Mudah2x kita semua terhindar dari semua sifat tercela ini.
      ingat, hasil penelitian beberapa ilmuan. mereka mengatakan bahwa itu potensinya untuk terkena penyakit mematikan (kanker) lebih besar dari potensi rokok. waspadalah-waspadalah
      terima kasih

  14. Budi
    February 24, 2011

    Saya adalah seorang islam … umur saya masih muda, dan saya akui kalau keislaman saya masih rendah dan tidak tahu apa apa…
    saya adalah seorang biseksual, saya menyukai wanita… mempunyai pacar wanita. Tetapi saya juga menyukai lelaki.
    Saya sering berhubungan seks dengan keduanya……
    Poin yang paling saya garis tebalkan di wacana anda di atas adalah mengenai surat2 al quran dan terutama hadist2 yg anda bahas…
    saya melihat bahwa ternyata islam itu agama yang sungguh kejam…..
    itu yang saya dapat simpulkan untuk saat ini…
    mohon pencerahannya akhi…

    • kozam
      February 25, 2011

      Islam datang untuk menjadi pedoman hidup hingga akhir zaman, cocok untuk segala tempat dan waktu. Oleh karena ia adalah pedoman hidup maka secara otomatis ia mengatur seluruh hal yang dapat mewujudkan tugas umat manusia sebagai khalifah dimuka bumi (membangun dunia), dan melarang segala sesuatu yang dapat menghancurkan tugas yang mulia ini.
      Dari situ kita melihat, islam mengatur segala hal, mulai daripada yang paling kecil seperti cara buang air kecil hingga yang besar seperti pembelaan terhadap Negara dari serangan musuh (jihad).
      Allah yang Maha Pencipta tahu bahwa banyak hal yang dapat menghancurkan tujuan ini, Oleh karena itulah Allah turunkan undang-undang yang mengatur segalanya, baik itu pidana maupun perdata. Dan secara umum ada lima hal penting yang jika satu saja bermasalah maka akan berpengaruh besar terhadap ini semua. Yaitu:
      1. Akal
      2. Nasab
      3. Harta
      4. Harga diri (kemuliaan)
      5. Agama
      Secara umum, seluruh hukum islam yang diturunkan kepada Rasulullah bertujuan untuk menjaga 5 hal ini yang oleh ulama-ulama islam disebut maqoshid as syariah.
      Untuk menjaga 5 maqoshid syariah ini Allah turunkan undang-undang yang dalam fiqh islam disebut HUDUD dan TA’ZIR. Hudud adalah pelanggaran yang hukumannya ditentukan oleh syariat. Ta’zir adalah pelanggaran yang hukumannya tidak diatur oleh syariat tapi diserahkan kepada hakim.
      Allah SWT Pencita manusia Tahu bahwa hukuman badan adalah hukuman yang paling ampuh untuk membuat pelaku jera. Dari situ kita melihat mayoritas hukuman dalam islam adalah hukuman badan. Kenapa?
      Karena jika seseorang tahu bahwa jika ia membunuh maka ia akan dibunuh, tentu ia tidak akan membunuh orang lain. Jika ia tahu bahwa jika ia mencuri atau korupsi maka tangan kanannya akan hilang, maka tentu ia tidak akan mencuri harta orang lain. Dst..
      Ketika kita melihat hukuman-hukuman tersebut, memang kelihatan keras, tetapi lihatlah apa tujuannya? Lihatlah akibatnya jika dibiarkan? Lihatlah jauh kedepan.
      Kita ambil contoh : Perzinahan
      Yang sudah menikah dengan pernikahan yang sah dihukum rajam (lempar batu sampai mati) dan yang belom menikah dicambuk 100 kali dan di asingkan setahun.
      Dengan syarat-syarat diantaranya:
      1. Sudah dewasa
      2. Bukan hilang akal
      3. Adanya pengakuan dari pelaku atau kesaksian 4 orang laki2x yang melihat langsung .
      4. Sudah tahu bahwa itu dilarang
      5. Bukan dalam keadaan terpaksa
      Dan yang menjatuhkan hukuman ini hanyalah hakim bukan individu-individu.
      Ingat : jika dihukum didunia maka sudah tidak ada hukuman di akhirat. Jika di dunia belum dihukum maka diakhirat menunggu(jika Allah menghendaki Allah berikan ia azab dan jika Allah menghendaki Allah ampuni dia).
      Kenapa hukumannya lumayan berat?
      Karena ia sangat berbahaya terhadap tatanan kehidupan, dan bertentangan dengan dua dari lima maqhosid as syariah tadi (yaitu Nasab (keturunan) dan harga diri).
      Ketika seseorang bebas menanam benih dimana saja, bagaimana kelangsungan kehidupan berabad2x yang akan datang? Siapa yang akan mendidik anak-anak itu nanti? Dimana akhir perjanalan anak-anak itu nanti? Tong sampah kah atau aborsi? Pengakit Aids kisah lain..Siapa bapak anak itu nanti? Anak yang tidak didik dengan benar bagaimana ia akan membangun dunia?.Seperti apa generasi yang akan datang?
      Islam sangat memperhatikan generasi yang akan datang, salah satu contoh , didalam pembagian warisan. Jika seorang meninggal dan meninggalkan bapak dan anak laki-laki serta harta. SIbapak hanya mendapatkan 1/6 dari harta, sedangkan si anak berhak sisanya. Kenapa? Karena dia adalah generasi mendatang. Adapun si bapak sudah saatnya istirahat. Begitu juga bapak yang menyia-nyiakan pendidikan anaknya, ia terancam hukuman berat bahkan neraka meskipun ia taat beribadah. Itulah diatara cara pandangan islam terhadap regenerasi.
      Ditambah lagi perzinahan merupakan hal yang tabu dan memalukan.
      Apakah kamu rela jika ibumu berzina dengan orang lain?
      Apakah kamu rela jika adik/kakak perempuanmu berzina dengan orang lain?
      Apakah kamu rela jika putrimu berzina dengan orang lain?
      Apakah kamu rela jika istrimu berzina dengan orang lain?
      Apakah kamu rela jika nenekmu berzina dengan orang lain?
      Apakah kamu rela jika bibimu berzina dengan orang lain?
      Jika kamu tidak rela, maka ketahuilah bahwa orang lain juga tidak rela.
      Ini sebagian dari hikmah pelarangan zina. Sebagai seorang muslim yang beriman bahwa hanya Allah yang wajib disembah dan Muhammad Adalah Rasulnya,wajib hukumnya mengimani apa yang datang dari keduanya, apalagi larangan berzina dan homo disepakati oelh seluruh ulama islam dari zaman sahabat hingga hari ini.
      Jadi hukumannya memang berat karena effect yang ditimbulkannya juga amat sangat besar. Bahayanya bukan hanya untuk pelaku tetapi juga dirasakan keluarga, lingkungan dan kehidupan umat manusia.
      Mudah-mudahan Allah swt menjaga kita, keluarga kita dan lingkungan kita serta umat islam dari hal-hal yang tercela. Wallohu a’lam  

      jangan lupa dibaca comment2xnya mudah-mudahan bermanfaat.
      dan saya mohon maaf jika ada kesalahan.

  15. maarif
    April 28, 2011

    asslkum. aku sudah lama menjadi seorang gay..akupun tak kuasa menahan perasaan ini, Kenapa syetan terlalu kuat menghasut saya hingga saya terjerumus ke dunia ini. Sekarang saya mengidap penyakit seksual . Akuk yakin itu pasti hukuman dari Alloh atas apa yang sudah saya lakukan selama ini.Aku pengen tobat n ga mau ngulangin perbuatan maksiat itu. Aku sadar ternyata Allloh Maha Adil… karena dia memberikan aku teguran karena Alloh masih sayang sama aku n Alloh pasti ga mau kalau aku menjadi gay. Sekarang ku juga tahu kalau rasa nikmat yang sesaat itu hanya akan membawa pada kesengsaraan dikemudian hari. Buat temen2 pembaca yg merasa dirinya seperti aku, mari kita berusaha sekkuat tenaga kita agar kita terhindar dr perbuatan menjijkan itu,..Tolong mas beri saya solusi agar saya bener2 bisa bertaubat dengan sepenuh hati saya………syukron

  16. sinyoegie
    May 2, 2011

    Assalamu’alaikum

    Numpang promo buku Sinyo kedua “Dua Wajah Rembulan” , hm untuk sedikit informasi dapat dibaca di:
    http://duawajahrembulan.wordpress.com atau blog saya http://sinyoegie.wordpress.com semoga isinya bermanfaat amiin.

    Suwun pak moderator
    Wassalam
    Sinyo Menyonyo

  17. justagirl
    May 4, 2011

    temanku gay. dia blg gini “islam ramhmatan lil ‘alamin. berarti gay jg hrsnya dpt exis n rahmat. kl islam najis in gay, berarti bkn rahmatan lil ‘alamin”
    gmana aku musti nerangin ke dia ttg yg dah anda tulis? selama ini kl aku ngomongin scr religi, dia bantah scr hak. mana agamaku jg blm bagus pula. tolong dijawab dg bhs yg mudah n gmpg masuk logika dia yg dah cupet krn dah terlalu kemasukan ideologi barat yg liberal.
    makasih..

  18. kozam
    May 5, 2011

    Apakah yang merupakan rahmat bagi sekalian alam?
    Membiarkan homo ?
    Atau melarangnya?

    Allah menciptakan manusia, ada laki-laki dan ada perempuan. Kemudian Allah menciptakan laki-laki senang kepada perempuan dan perempuan senang kepada laki-laki. Apa tujuannya? Tujuannya adalah agar kelangsungan umat manusia di dunia terus terjaga hingga hari akhir. Allah kemudian melarang perzinahan sebagai gantinya Allah bolehkan pernikahan.. Inilah sunnatullah, bahwa kehidupan harus terus berlangsung hingga akhir zaman.

    Apakah kebiasaan homo bisa menghasilkan keturunan? Tidak, bahkan sebaliknya. Jadi homo berakibat pada hilangnya kehidupan manusia dimuka bumi. Apakah fitrah manusia condong pada perbuatan homo atukah itu hanya kebiasaan aneh dari sebagian kecil orang yang keluar dari hukum alam?. Kambing saja aja ngak doyan homo kok nih orang malah melaksanakan?.

    Apakah karena Islam merupakan rahmat bagi sekalian alam, maka pencurian, pembunuhan, pemerkosaan, korupsi harus dilestarikan? Apakah pencuri, perampok, pemerkosa, harus dilindungi ataukah harus di binasakan?
    Pelarangan terhadap praktek homoseksual, pencurian, pembunuhan, pemerkosaan adalah salah satu bentuk penerapan islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Dan pelarangan itu adalah salah satu bukti bahwa islam merupakan rahmat bagi sekaian alam. Karena jika itu dibiarkan dan kemudian menyebar maka kehancuranlah yang akan dirasakan oleh sekalian alam. Baik itu alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan dan alam-alam lainnya.

  19. maarif
    May 8, 2011

    kok pertanyaanku ga dijawab kozam?????????????????

  20. abhel
    October 22, 2011

    Saya sadari bahwa homosexsual sangat dibenci allah. namun apa yang harus saya lakukan untuk menghilangkan ini semua. sholat, tahajud, puasa, bahkan sy melakukan banyak pekerjaan yang membuat sy sangat lelah. tp semua itu malah mambuat sy semakin merasa semakin sakit harus menerima kenyataan ini semua.
    sy menjalin hub dengan laki2 n melakukan sex. kadang saya ingin menyudahi semua ini karena selalu menyakitkan buat saya. bahkan sy minta dan selalu berdo’a kepada allah supaya menghilangkan rasa ini agar sy tidak merasakan seperti ini dan tersiksa.
    jika boleh memilih mungkin akan lebih baik saya mati agar semua apa yang sy rasakan hilang dan tidak melakukan dosa lagi.
    semakin sy menghindar dari semua ini semakin kuat rasa itu ada. bahkan sy mencoba berhubungan dengan wanita n berusaha untuk mencintai dia sepenuh hati tapi semuanya gagal dan malah sy selalu disakiti oleh kaum perempuan ( dikhianati ).
    akhirnya saya memutuskan tidak akan menikah jika saya masih seperti ini daripada nanti malah menyakiti orang yang saya nikahi. bahkan saya pernah berharap jika ada wanita yang bisa menerima keadaan sy sekarang dan mau menikah dengan sy serta membantu saya keluar dari ini semua sy akan lakukan. tapi apakah ada yang ada mereka semua benci dan menjauhi takkala mengetahui ketika sy berbeda dengan laki laki lain.
    saya sering menangis dan meminta pertolongan dari allah agar semuanya berakhir saya takut tidak kuat menahan semua ini sedirian, cape, lelah dan akhirnya menggoyahkan keimanan sy dan berbuat dosa.
    seribu pertanyaan saya panjatkan ketika berdoa dan meminta jawaban agar saya terbebas dari semua ini? namun jawaban itu gak pernah ada. yang ada sy semakin terpuruk dan sedih merasakan ini semua.

    coba anda bayangkan ketika anda berada diposisi saya? apa yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan semua ini?

    Mungkin semua homosexsual tidak ada yang pernah meminta untuk dilahirkan sebagai gay. bahkan jika boleh memilih lebih baik tidak dilahirkan jika akhirnya orang seperti kami merasakan ini semua…
    karena tidak gampang dan mudah untuk menghadapi ini semua. dari satu sisi kita ingin seperti laki laki lain. memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan warrahmah. namun disisi lain kita tidak bisa membuang rasa ini.
    JIka ada cara yang bisa cepat untuk membuang rasa ini. saya akan lakukan? coba apa yang bisa anda berikan?

    anda mungkin gampang dan enak bicara mengenai alquran, hadist dan dalil2 mengenai ini bahkan menghakimi kami semua. karena anda tidak pernah merasakan apa yang kami rasakan?

    Do’a yang selalu saya panjatkan adalah meminta pertolongan sm allah agar sy dibebaskan dari semua ini jika ini memang berdosa bukankah lebih baik ambil saja nyawa saya agar terhindar dari perbuatan dosa lagi….

    • kozam
      July 11, 2012

      Saya daoakn semoga anda dan lainnya mendapatkan jalan keluar…..
      insya ALlah pahala anda akan lebih banyak , sesuai dengan usaha yang anda lakukan…

  21. deniz
    May 13, 2012

    saya deniz(samaran),
    usia saya sudah 27 tahun.. saya niat mw menikah dengan wanita tapi dari awal puber sampai dengan sekarang saya tidak pernah sama sekali nafsu dengan wanita, namun saya nafsu dengan laki-laki.
    apa yg harus saya lakukan??

    jika saya menikah, apakah tidak berdosa besar karena tidak bisa memuaskan istri.

    • kozam
      July 10, 2012

      Betul…. Memuaskan istri adalah kewajiban, hingga jika suami tidak bisa memuaskan istri karena penyakit, atau terputus dll, disaat itu istri berhak untuk meminta cerai…….

      maka yang bisa antum lakukan adalah berusaha untuk menemukan obatnya…

  22. aldi
    May 29, 2012

    Kl saling pegang2 barang sj n peluk2 kan apa dikatagorikan homosex juga, apa sama hkmnya dg liwat/sodomi , atau setingkat hukumnya dg onani yg kt lakukan sendiri? Trmksh atas pnjelasan.

    • kozam
      July 11, 2012

      Tetap ngak boleh……… haram…
      dan tentunya tidak mungkin seteingkan onani, karena onani dilakukan sendiri dan itu dilakukan orang lain yang tidak halal baginya…..
      tapi jika sudah terlanjur, silahkan bertaubat dan mohon ampun kepada ALlah SWT dan berjanji tidak mengulanginya lagi…. dan aib ini dianjurkan oleh agama untuk anda tutupi..biarlah ia antara anda dan Allah SWT….

  23. bagas
    September 10, 2012

    assalamualaikum wr wb. saya baca artikel dan bacaan saudara.. sering kali saudara mempersilahkan untuk berkonsultasi kepada ahlinya.. yang dimaksud ahli itu yang mana?aahli jiwa atau spikolog. kalau harus berkonsultasi kepada ahli jiwa/dokter jiwa, bukankah gay/homoseksual bukan kategori penyakit jiwa mnrt WHO. Atau kalau hrs berkonsultasi ke psokolog, apakah ada terapi khusus yang bisa merubah orientasi seksual seseorang. saya kira tidak ada…. lantas pemecahannya bagaimana? apakah harus pasrah dan berdoa saja….???
    lantas, kenapa kaum gay diwajibkan untuk bertobat…. gay bukan pilihan… kalau boleh memilih, tidak ada seorangpun yang mau diciptakan untuk menjadi gay. lantas mengapa kaum gay diminta untuk bertaubat atas kehendak Tuhan yang menjadikan mereka gay? Coba anda pikirkan… kaum gay dijadikan Tuhan berorientasi seksual menyukai sesama jenis… tp dilain pihak, Tuhan sendiri yang melaksnat perbuatan homo seksual! sungguh saya tidak mengerti! wallahua’lam bisshawab

    • kozam
      October 4, 2012

      Gay itu penyakit… yang harus di obati sebagaimana penyakit-penyakit lainnya…banyak hal yang mempengaruhi seseorang melakukan hal demikian, baik lingkungan dll….

      Perkataan saudara bahwa gay bukan pilihan tetapi kehendak Allah SWT… kemudian saudara tidak mengerti setelah mengatakan :” gay pilihan tuhan tapi kok dilaknat”… tidak benar sepenuhnya..

      Gay bukan pilihan..saya rasa tidak benar sepenuhnya..
      gay lebih adalah pilihan…mungkin tidak secara tegas ia pilihan orang yang terkena penyakit tersebtu, tapi banyak hal-hal yang dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja mendorong seseorang untuk terkena penyakit,,baik itu lingkungan, pendidikan,,dll…dan itu juga kesalahan orang tua..

      sebagai bukti bahwa Gay merupakan pilihan…kenapa gay banyak tersebar di negara barat bahkan di Indonesia? Disaat yang sama, amat sangat sulit ditemukan di negara-negara islam tegas melarang gay,,seperti saudi, iran, mesir, negara-negara arab lainnya?

      Gay adalah kehendak Allah SWT..?
      Allah SWT tidak melakukan sesuatu kecuali yang ia kehendaki…akan tetapi manusia memiliki pilihan… Allah SWT memang yang menciptakan seluruh perbuatan manusia, tapi manusialah yang memilih… gampanya: allah ciptkan surga dan neraka…dan Allah SWT ciptakan jalan menuju kesana… kemudian Allah mengutus para nabi dan rasul untuk menjelaskan dua jalan tersebut dan menunjuki manusia ke jalan yang benar… setelah itu, manusia yaang memilih..jika ia berjalan di jalan menuju neraka, Allah swt tidak memaksa dia agar pindah kejalan surga…begitu juga sebaliknya…Allah Ciptakan perbuatan yagn mereka inginkan..tapi di akhir nanti setiap orang akan di minta pertanggungjawaban atas pilihan masing-masing….

      Gay ditetapkan oleh Allah sWT sebagai jalan menuju kehancuran…terlarang..bahkan Allah SWT balikkan satu kota dan lenyapkan satu kaum (yaitu kaum luth) karena penyimpangan orientasi sex mereka (gay)…Allah melaknat pelakunya dan menetapkan hukuman mati bagi kedua pelakunya… maka siapa saya yang memilih ini maka ia harus siap menanggung resikonya di dunia dan di akhirat..

      disaat yang sama.. Mungkin saja Allah SWT menjadikan seseorang suka sama laki-laki…dan tidak suka sama perempuan, sebagai mana kita temukan seseorang lahir dalam keadaan cacat, berpenyakit, dll… tetapi meski demikian batas merah yang Ia tentukan tidak boleh di lewati…yang harus dilakukan oleh ornag tersebut adalah berusaha berobat karena rasululah mengatakan (setiap penyakit memiliki obat), dan bersabar…Allah SWT akan memberikan pahala lebih baginya sesuai dengan kesabaran, dan usahanya.. bukan malah menjerumuskan diri pada hal-hal terlarang..

      apa bisa di obati?

      Apakah Gay bisa disembuhkan? Bisa. Namun untuk sembuh membutuhkan komitmen dan tekad yang kuat untuk sembuh. dan perlu untuk mendekatkan diri dengan Tuhan, karena Tuhan merancang laki-laki untuk berhubungan dengan wanita, berdoalah agar Tuhan memulihkan Anda. Belajarlah untuk lebih banyak memperhatikan wanita dan mengenal keunikan wanita. Hindari menjalin hubungan dengan sesama jenis. Selain itu, Anda memerlukan pertolongan psikiater. Katakanlah kepada diri Anda sendiri dan kepada psikiater bahwa Anda ingin memiliki orientasi seksual yang benar kepada lawan jenis dalam hal ini istri Anda. Kami menyarankan Anda mencari pertolongan dokter spesialis psikiatri karena Anda membutuhkan tempat untuk konseling dan mungkin juga bantuan obat-obatan dalam proses terapi Anda. Anda membutuhkan pertolongan dari pihak lain yang bisa terus memotivasi dan membantu Anda kembali pada orientasi seksual yang benar. Perjalanan Anda mungkin akan sulit, untuk itu Anda membutuhkan pihak lain untuk membantu dan mendukung Anda jika Anda merasa putus asa.

      Perjalanan Anda mungkin tidak mudah, tapi dengan kesabaran dan tekad yang kuat, serta pertolongan dari Tuhan, Anda pasti bisa sembuh dan bisa menikah dengan wanita yang Anda cintai.
      Kami sangat senang jika Anda dapat memperoleh pertolongan yang tepat dan juga keinginan Anda yang baik dapat terwujud.

      (itu salah satu jawab seorang dokter ketika ditanya tentang ini)

      • Kin Niki
        April 18, 2013

        Saya tanggapi sedikit untuk admin : saya pernah tinggal di saudi arabia . homoseksual di negara tsb lebih dari 80%. ini facta, penyababnya, maaf hanya analisa dari saya :
        1.Kaum luth sangat dekat nasabnya dengan mereka, walaupun sdh ribuan tahun
        2. Wanita disana tertutup rapat, ini mendorong penyimpangn seksual terjadi
        3. Meraka yang beristri cantikpun tetep selalu menyukai kaum lelaki
        4. fakta yang saya raskan dan lihat sendiri, fakta dari penduduk saudi arabia sendiri(seorang perawat) yang bercerita kepada saya saat merawat korban kekerasan seksual di rumah sakit tmptnya bekerja, betapa bejadnya perilaku seksual menyimpang di saudi arabia yang terjadi hampir setiap hari, terutama kepada anak2. maaf
        Kita tahu negara saudi sangat ketat peraturan pemerintahnya terutama bagi pers disana, hingga tdk terekspos keluar.

      • kozam
        May 28, 2013

        thanks atas informasinya…
        1. Namun, mungkin perlu kita bedakan antara orang yang senang melihat saja tapi menahan diri , tidak sampai melakukan hal-hal yang dilakukan oleh kaum luth, seperti yang biasanya ada di alun2x di bebarapa kota di indonesia dan ditempat2x lainnya, dengan yang melakukan. Dengan demikian jika homoseksual yang kita maksudkan adalah orang-orang yang melakukan yang terlarang tersebut, maka, saya tidak yakin data yang antum berikan. Massa sih 80 % homoseksual? tidak masuk akal.
        2. Jika di sebuah negara ada larangan homoseksual, bukan berarti disana tidak ada yang homo, tapi pasti ada, namun itulah yang harus di hapuskan, dengan cara diobati, diterapi, atau di hukum.
        3. Kalau alasannya karena nasab, saya kurang setuju. dieropa banyak dan amerika, bahkan sudah legal, di indonesia juga banyak, kan nasabnya jauh..
        4. Dilarang saja banyak, apalagi ngak dilarang……

        Thanks

    • Kin Niki
      April 18, 2013

      Benar sekali yang anda katakan, sedikit saya nimbrung mudah2n bermanfaat. Saya pernah baca suatu artikel. Dimana artikel tersebut membahas masalah seperti ini. Gay, homoseksual, biseksual,lesbianpengobatannya adalah melalui rukyat, karena orang yang berperilaku/orientasi sex yg berbeda tsb sebenarnya telah (maaf) kerasukan jin, dan yang masuk ke tubuh pelaku homoseksual adalah jin perempuan,jin homoseksual jadi Langkah yang harus di ambil adalah RUKYATLAH diri kalian, agar jin yang bersarang dalam tubuh anda keluar. Insya Allah.

      titip link : http://www.atributpramuka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 13, 2008 by in Curhat.

Imam Malik berkata:

” Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasawwuf tanpa fiqh maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqh tanpa tasawwuf dia telah fasiq, dan siapa yang mempelari tasawwuf dan fiqh dia meraih kebenaran”.

Top Rated

Blog Stats

  • 47,216 hits
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: